Skip to Content

Arjen Robben Yakin Belanda Miliki Masa Depan Cerah

Arjen Robben Yakin Belanda Miliki Masa Depan Cerah

Closed
by October 12, 2017 Dunia

Bola389 – Bintang der Oranje Arjen Robben percaya bahwa Belanda memiliki masa depan yang cerah meski gagal lolos ke Piala Dunia 2018 FIFA. Belanda mengalahkan Swedia 2-0 di babak kualifikasi akhir pekan lalu, namun meski timeline mereka tidak bisa menutup tempat play-off yang menjadikannya turnamen besar kedua berturut-turut yang tidak akan mereka singgahi.

Pemain berusia 33 tahun yang mengumumkan pensiun dari kancah internasional setelah kegagalan ini, mencetak gol dalam penampilan terakhirnya bagi negara tersebut, percaya bahwa mereka memiliki masa depan yang cerah meski mengalami kemunduran baru-baru ini.

“Jika anda di sekolah, anak-anak yang bermain sepak bola, anda harus memberikan segalanya untuk menang … Jika anda tidak berhasil, itu adalah kekecewaan besar. Maka tidak apa-apa menjadi sedih, tapi waktu yang lebih baik akan datang. Itu luar biasa (saat ditanya Pandangannya pada fans yang meneriakkan namanya di Amsterdam Arena) Saya sangat bersyukur, saya sudah bermain di sini selama 14 tahun, “kata Robben, seperti dikutip dari fourfourtwo.

“Saya telah menyaksikan begitu banyak hal indah. Jika sangat dihargai oleh penggemar Belanda, maka saya hanya bisa bersyukur,” tambahnya. Robben membuat debut internasionalnya pada tahun 2003 dan kemudian mengumpulkan 96 caps, mencetak 37 gol yang membuatnya berada di posisi keempat pada daftar pencetak gol sepanjang masa Belanda sementara juga mendaftarkan 29 assist. Pemain sayap tersebut memainkan peran penting bagi negaranya yang memimpin Belanda ke final pada Piala Dunia 2010 dan semifinal Piala Dunia 2014.

Masih dari ranah Sepakbola Internasional, Otoritas utama Sepak Bola Dunia FIFA telah memutuskan untuk menangguhkan Federasi Sepak Bola Pakistan (PFF) dengan segera karena campur tangan pihak ketiga yang tidak semestinya dalam urusan sepakbola negara tersebut.

Biro tertinggi sepakbola ini mengambil keputusan ini karena kantor PFF dan rekening keuangannya tetap memegang kendali dari administrator yang ditunjuk pengadilan, yang melanggar kewajiban PFF untuk mengelola urusannya secara independen tanpa pengaruh pihak ketiga sesuai dengan Statuta FIFA.

FIFA juga mengumumkan di situs resminya bahwa penangguhan tersebut akan dicabut begitu kantor PFF dan akses ke akun PFF kembali ke Federasi. Segera setelah penangguhan ini, Federasi Sepak Bola Pakistan sekarang kehilangan semua hak keanggotaannya sebagai per artikel 13 Statuta FIFA yang berarti bahwa negara dan klubnya tidak lagi berhak ikut serta dalam kompetisi internasional.

Terlepas dari hal di atas, Federasi Sepak Bola Pakistan tidak dapat memanfaatkan manfaat dari program pengembangan sepakbola, kursus atau pelatihan dari FIFA atau Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). FIFA juga menunjukkan bahwa tidak ada anggota FIFA lainnya yang diizinkan untuk menghubungi Pakistan untuk menjadwalkan pertandingan sepak bola dengan PFF selama masa penangguhannya.

Previous
Next