Skip to Content

Penyesalan Conte Usai Lepas Matic Ke Rival

Penyesalan Conte Usai Lepas Matic Ke Rival

Closed
by August 13, 2017 Dunia, Transfer

Bola389 Transfer Nemanja Matic ke Rival Setan Merah bukan hanya mengejutkan manajer Chelsea, Antonio Conte. Jose Mourinho pun masih tak percaya Matic dilepas ke rival abadi mereka,  Manchester United. Chelsea secara mengejutkan melepas Matic di musim panas ini kepada tim yang menjadi rival berat di Premier League, MU. Gelandang 29 tahun itu dijual seharga 35 juta pound sterling dengan potensi tambahan senilai 5 juta pound dari bonus-bonus performa.

Rupanya, perekrutan itu membuat Conte menyesal. Sebab, dia dipaksa untuk segera mencari gelandang untuk menutup lubang yang ditinggalkan Matic. Ya, Matic memang menjadi andalan Chelsea sepanjang musim lalu. Dia tak tergantikan dengan tampil dalam 35 pertandingan di Premier League.

Nemanja Matic sudah pergi dari Chelsea untuk bergabung ke rival, Manchester United. Kepergian pemain Serbia itu amat disesali oleh manajer The Blues, Antonio Conte. Matic sudah ditebus MU dari Chelsea dengan harga 40 juta pound sterling. Dia langsung menjadi andalan The Red Devils.

Matic turun penuh di pertandingan Piala Super Eropa melawan Real Madrid. Saat MU kalah 1-2 di Philip II Arena, Skopje, Makedonia, Rabu 9 Agustus 2017 dinihari WIB, pemain 28 tahun itu bermain penuh.

Bersama Chelsea musim lalu, Matic tak tergantikan di lini tengah. Dia bermain 35 kali di Liga Inggris dengan sumbangan satu gol. Chelsea harus kembali menjalani pertandingan dengan pemain yang dikartu merah. Antonio Conte pun harus menyusun skenario terbaik mengatasi situasi itu.

Dalam pertandingan di Stamford Bridge, Sabtu 12 Agustus 2017 itu, Chelsea kalah 2-3. Malah, mereka sudah tertinggal 0-3 di babak pertama. The Blues baru dapat memangkas ketinggalan pada babak kedua lewat gol Alvaro Morata dan David Luiz.

Chelsea sudah harus kehilangan satu pemain pada menit ke-14. Garry Cahill diusir keluar lapangan oleh wasit Craig Pawson setelah memberikan tekel keras terhadap Steven Defour. Chelsea harus kembali kehilangan satu pemainnya lagi. Cesc Fabregas diusir keluar lapangan setelah mendapatkan akumulasi kartu pada menit ke-81.

Laga itu menjadi laga ketiga beruntun Chelsea dengan diwarnai kartu merah. Sebelumnya, Victor Moses diganjar kartu merah pada final Piala FA dan Pedro Rodriguez mendapatkannya saat menghadapi Arsenal pada Community Shield. Conte pun memberikan perhatian ekstra terhadap situasi itu. Dia harus menyiapkan strategi baru.

“Kami harus memberikan perhatian lebih soal ini karena kami sudah mendapatkannya dalam tiga pertandingan resmi terakhir ini. Dua kali kami harus tampil dengan sepuluh pemain, kemudian hari ini dengan sembilan pemain,” kata Conte seperti dikutip ESPN.

Apalagi Chelsea harus menghadapi tim kuat lainnya pekan depan, Tottenham Hotspur. Karena dengan kartu merah itu, Chelsea tak bisa memanfaatkan tenaga Cahill dan Fabregas. Padahal, The Blues juga berpotensi belum dapat menurunkan Eden Hazard dan Tiemoue Bakayoko yang masih butuh waktu untuk pemulihan. Juga Pedro yang masih dibekap cedera engkel.

“Aku tidak khawatir. Aku tak khawatir karena kami harus yakin dengan kerja keras kami dan dalam laga tadi kami tak bisa menurunkan tiga pemain yang masih cedera, Pedro, Hazard, Bakayoko, dan satu pemain yang menjalani hukuman, Moses,” tutur Conte.

“Dalam pertandingan berikutnya, Aku belum tahu apakah Pedro sudah pulih atau belum. Yang jelas kami sudah pasti kehilangan Cahill dan Fabregas yang masih terkena hukuman. Kami akan menemukan solusi yang tepat,” tutur dia.

“Matic benar-benar tahu apa yang Aku pikirkan mengenai dirinya,” kata Conte di Sky Sports.

“Seberapa pentingnya pemain ini buat Aku, karena, Aku ulang lagi, dia sangat bagus dan pemain yang sangat kuat serta sangat penting untuk tim kami.”

“Ada kalanya Kamu harus menerima betapa gilanya bursa transfer dan ada kalanya Kamu harus menerima perbedaan keputusan. Tapi, jelas Aku ulang lagi, dia merupakan kehilangan besar,” Italiano itu menambahkan.

Mourinho memahami respons Conte. Tapi nyatanya, Chelsea melepas Matic, seorang pesepakbola yang sudah sangat mengenal karakter permainan Premier League. Matic sudah menjalani beberapa laga dalam pramusim bersama MU. Ujian pertama akan dijalani saat Setan Merah menghadapi West Ham United pada Minggu 13 Agustus 2017.

“Aku tak pernah menduga bisa merekrut Matic karena Aku tak pernah menaruh harapan kepada pemain yang Aku rasa tak mungkin didatangkan. Aku merasa kalau tak ada kemungkinan untuk merekrut Matic,” ucap Mourinho seperti dikutip Mirror.

“So, ketika Aku mendapatkan telepon kalau Matic ingin bermain bersama Aku dan ingin bermain bersama Manchester United, maka kami sebisa mungkin mewujudkannya. Aku rasa dia pemain yang sempurna buat kami,” ucap manajer asal Portugal itu.

“Saat Aku bergabung dengan Manchester United tahun lalu, Aku langsung berpikir kalau kami membutuhkan Matic. Tak banyak pemain seperti dia. hanya beberapa. Dia salah satu pemain yang tak perlu dipertanyakan kemampuannya. Dia tak butuh waktu untuk beradaptasi. Dia bukan lagi pemain muda yang datang dari liga lain dan butuh mempelajari Premier League,” beber Mourinho.

Previous
Next