Arsenal Kalahkan Leicester City di Pekan Pertama EPL

Bola389 Arsenal memetik kemenangan dramatis pada laga pertamanya di Premier League musim ini. Melawan Leicester City, The Gunners menang 4-3. Arsene Wenger senang melihat kemampuan menyerang dan kekuatan mental Arsenal usai melawan Leicester City. Tapi soal pertahanan, Wenger mengakui perlu perbaikan.

Arsenal memetik kemenangan dramatis dalam duel seru melawan Leicester di Emirates Stadium, Sabtu 12 Agustus 2017 dinihari WIB. The Gunners sempat unggul lalu tertinggal, hingga akhirnya kembali memimpin dan menang 4-3.

Saat menyerang, Arsenal menunjukkan potensi bagus dengan banyaknya peluang yang diciptakan. Whoscored mencatat ada 27 percobaan yang dilepaskan Arsenal, 10 di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Leicester yang lebih banyak menunggu punya enam tembakan, dengan separuhnya tepat target dan berbuah gol.

Problem Arsenal adalah rentan melakukan kesalahan. Gol pertama dan ketiga Leicester tercipta karena Arsenal gagal mengantisipasi dengan baik situasi yang bermula dari sepak pojok. Kedua gol ini dicetak Leicester dari umpan silang.

Sementara pada gol kedua, gelandang Arsenal Granit Xhaka melakukan kesalahan umpan saat berada dalam tekanan. Kesalahan lain dalam waktu berdekatan berujung pada peluang Okazaki dan nyaris berbuah gol.

Wenger mengakui perlu ada perbaikan di lini pertahanan. Di laga ini sendiri, Arsenal tak turun dengan komposisi terbaiknya khususnya di lini belakang. Bermain dengan pola tiga bek, Wenger menurunkan Rob Holding, Nacho Monreal, dan Sead Kolasinac sebagai trio.

“Saat menyerang dan secara karakter, kami sudah bagus. Kami kebobolan beberapa gol yang seharusnya bisa dihindari dan secara keseluruhan kami harus memoles itu,” Wenger berkata kepada Sky Sports dan dikutip BBC.

“Kami tahu secara pertahanan, kami bisa lebih baik lagi. Tapi secara keseluruhan kami menampilkan pertandingan yang top. Ketika para pemain pengganti masuk, mereka punya kualitas yang cukup untuk membuat perbedaan.”

“Aku” yakin bahwa laga semacam ini bisa memperkuat keyakinan. Ketika Anda berada dalam situasi sulit, Anda ingat bahwa Anda pernah melakukannya (comeback) sebelumnya, jadi bisa melakukannya lagi,” dia menambahkan.

Sempat unggul dua kali, Leicester City harus mengakui keunggulan Arsenal. Jamie Vardy menyesalkan adanya penurunan konsentrasi dari timnya. Leicester sempat dua kali memimpin sebelum akhirnya kalah 3-4 di Emirates Stadium, Sabtu 12 Agustus 2017 dinihari WIB. The Foxes bangkit setelah memulai dengan negatif kala dijebol Alexandre Lacazette di menit kedua.

Tiga menit berselang dari gol Lacazette, Shinji Okazaki menyamakan kedudukan. Vardy lantas membalikkan situasi untuk Leicester lewat gol di menit ke-29. Skor sempat kembali imbang di akhir babak pertama berkat gol Danny Welbeck. Tapi Vardy sukses membawa timnya kembali unggul di menit ke-56. Petaka untuk Leicester datang di 10 menit terakhir.

Aaron Ramsey dan Olivier Giroud yang masuk sebagai pengganti, mencetak gol di menit ke-83 dan 85 secara berurutan. Leicester pun gagal untuk mencuri poin di markas tim kuat pada pekan pertama. Vardy menilai kekalahan ini tak terlepas dari kegagalan timnya menjaga fokus dan konsentrasi. Di saat bersamaan, dia juga mengakui ada hal positif yang bisa jadi bekal bagus ke depannya.

“Ini sudah terjadi pada kami di tiga musim terakhir di sini. Kami menempatkan diri di posisi memimpin dan beberapa penurunan konsentrasi membuat kami membayar mahal,” Vardy mengungkapkan kepada Sky Sports.

“Kami punya beberapa peluang cukup bagus. Sayangnya mereka tidak masuk ke gawang, tapi kami bisa membawa pulang banyak hal positif.”

“Mencetak tiga gol di partai tandang itu positif dan kami akan kembali ke lapangan latihan untuk memastikan kami mengatasi masalah yang ada,” dia menambahkan seperti dikutip BBC.