Skip to Content

Kegagalan Courtois Eksekusi Penalti

Kegagalan Courtois Eksekusi Penalti

Closed
by August 7, 2017 Dunia

Bola389 Thibaut Courtois jadi salah satu eksekutor Chelsea dalam adu penalti melawan Arsenal di Community Shield. Apa alasan Antonio Conte memilih kipernya itu sebagai penendang? Laga Community Shield antara Chelsea dan Arsenal harus di Stadion Wembley, Minggu 6 Agustus 2017 malam WIB, harus dituntaskan lewat adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal habis.

Di babak adu penalti, sebuah keputusan mengejutkan dibuat Conte. Courtois dipilih sebagai salah satu eksekutor The Blues. Dia jadi penendang kedua setelah Gary Cahill. Tapi Courtois gagal menyarangkan bola ke dalam gawang. Tendangan kiper internasional Belgia itu melambung jauh di atas mistar gawang. Usai Courtois gagal, Alvaro Morata juga tak mampu melaksanakan tugasnya dengan sempurna usai tendanganna membentur tiang gawang.

Sementara itu, keempat penendang Arsenal sukses memasukkan bola ke dalam gawang. Chelsea pada akhirnya kalah 1-4 dalam adu penalti. Conte menjelaskan alasannya memilih Courtois sebagai salah satu penendang Chelsea. Menurutnya, Courtois menunjukkan potensi bagus sebagai eksekutor penalti selama latihan.

“Courtois adalah salah satu pemain terbaik dalam menendang penalti. Apabila memang Anda punya seorang pemain yang menunjukkan kepada Anda sebagai salah satu yang terbaik selama latihan, Anda memilihnya untuk menendang penalti,” Conte mengatakan seperti dilansir situs resmi klub.

“Jangan lupa juga Morata adalah seorang penyerang dan dia melakukan hal yang sama,” imbuhnya.

Sedangkan di kubu Arsenal, Per Mertesacker tak sengaja dicederai Gary Cahill saat Arsenal mengalahkan Chelsea di Community Shield. Namun, usai laga Cahill diketahui menengok lawannya itu. Insiden tersebut terjadi di babak pertama dalam kemenangan Arsenal lewat adu penalti di Stadion Wembley, Minggu 6 Agustus 2017. Saat berada di area pertahanan Arsenal, Cahill yang hendak menyundul bola menyikut wajah Mertesacker.

 

Bek tengah Arsenal itu langsung terkapar dengan darah mengucur dari dahinya. Dia sempat mendapatkan perawatan di atas lapangan tapi akhirnya harus meninggalkan lapangan lebih dini dan digantikan oleh Sead Kolasinac, yang kemudian ikut menentukan hasil akhir laga. Sekalipun Chelsea kalah, Cahill memperlihatkan sportivitasnya. Bek sekaligus kapten Chelsea itu pergi ke ruang ganti Arsenal untuk memeriksa keadaan Mertesacker, yang diapresiasi si pemain.

“Itu adalah aksi sportivitas hebat dari dia,” ungkap Mertesacker yang dikutip Daily Express. “Dia adalah seorang juara yang baik, orang yang baik. Jadi aku berterima kasih lagi kepada dia karena dia datang dan memeriksa keadaanku. Kejadian itu memang insiden, tapi aksi yang baik dari dia.”

Setelah diganti, Mertesacker muncul di bangku cadangan Arsenal dengan jahitan di luka tersebut. Luka tersebut membuatnya diragukan bisa bermain melawan Leicester City di pekan pertama Premier League 2017-18.

“Aku merasa cukup baik setelah dihantam dan luka sobek yang dalam, aku merasa baik-baik saja. Hasil pertandingan membuatku lebih bersemangat sekarang,” aku mantan pemain internasional Jerman ini.

“Aku bisa ingat semuanya (tentang insiden), jadi kurasa tidak ada gegar otak atau semacamnya. Hanya lukanya sangat-sangat dalam dan dokter bilang di atas lapangan bahwa mereka tidak ingin mengambil risiko jadi aku diganti sebagai pencegahan dan aku mendapatkan jahitan.”

“Aku tidak yakin bisa main lawan Leicester. Masih terlalu awal untuk mengatakan apapun karena kesehatan nomor satu.”

Previous
Next