Bakayoko: Klub Terbesar di Inggris adalah Chelsea

Bola389 Timoue Bakayoko begitu gembira setelah resmi menjadi pemain Chelsea. Gelandang Prancis itu menganggap Chelsea sebagai klub terbesar di Inggris. Bakayoko yang saat ini masih berumur 22 tahun, direkrut dari AS Monaco dengan nilai transfer yang diyakini mencapai 40 juta pound sterling, Sabtu 15 Juli 2017. Dia setuju menandatangani kontrak berdurasi lima tahun sampai 2022.

“Aku sangat gembira di sini,” ungkap Bakayoko kepada situs resmi Chelsea. “Bagiku, ini adalah klub terbesar Inggris dan kuharap bisa mencapai banyak hal di sini. Aku sangat bangga.”

“Chelsea adalah sebuah klub hebat dengan sebuah sejarah hebat dan mereka juara Inggris. Harapanku adalah berada di klub terbaik Inggris, yang terjadi hari ini. Aku sangat bahagia dan bangga, keluargaku dan orang-orang yang mendukungku selama ini. Sekarang pekerjaannya mulai untuk kami agar bersama-sama maju.”

“Aku tahu Premier League adalah kompetisi yang sangat sulit, salah satu yang tersulit di dunia. Sangat mengandalkan fisik dan Anda harus berada dalam bentuk pertempuran untuk bersaing di liga ini.”

“Kurasa aku adalah seorang pemain yang cerdas, yang menawarkan kekuatan dan juga bisa menggiring bola dan melewati pemain-pemain lawan,” imbuh dia.

Bakayoko mungkin akan melakoni laga pertamanya dalam seragam Chelsea di laga pramusim melawan Arsenal di Beijing, China, 22 Juli.

Ruediger Juga Berpendapat Level Klub Chelsea Jauh di Atas Roma

Antonio Ruediger beranggapan Chelsea levelnya jauh di atas Roma

Antonio Ruediger beranggapan Chelsea levelnya jauh di atas Roma

Antonio Ruediger menilai Chelsea berada di level yang lebih tinggi daripada AS Roma. Antonio Conte jadi alasan utama pemain Jerman itu hijrah ke London Barat.

Ruediger meninggalkan Roma untuk bergabung juara bertahan Premier League itu dengan tebusan yang mencapai 34 juta pound sterling. Bersama the Blues, Ruediger dikontrak selama lima tahun.

Di Roma, Ruediger bisa dimainkan dalam skema tiga bek ataupun empat bek. Dalam pola empat bek, eks Stuttgart itu bisa dimainkan di tengah maupun di sayap kanan.

Ruediger akan bergabung dengan rekan-rekan barunya dalam melakukan tur pramusim ke China, termasuk bersama Marcos Alonso dan Victor Moses, yang tampil impresif di bawah arahan Conte pada musim lalu.

“Tanpa mengurangi rasa hormat tapi kita bericara tentang Roma dan Chelsea… Chelsea adalah sebuah klub besar,” kata Ruediger yang dikutip Soccer Way. “Roma memang klub besar juga, di Italia, tapi kupikir Chelsea di level yang berbeda dan tentu saja alasan terbesarku pindah adalah pelatihnya, Antonio Conte.

“Aku sudah bermain di Italia dan aku berbicara dengan beberapa rekan setim — sebagai contoh [Daniele] de Rossi, dan dia mengatakan banyak hal tentang Antonio Conte dan kualitasnya terlihat.

“Anda bisa melihatnya musim lalu, di musim-musim sebelum di Juventus dan dengan Italia sebagai tim nasional. Dia adalah pelatih fantasis karena dia meningkatkan kemampuan Milan seperti Alonso dan Moses — mereka telah memainkan musim yang sangat, sangat hebat.”

“Itulah kupikir, ‘Aku ingin bagian dari itu’,” ungkap Ruediger.