Federico Fazio Resmi Dipermanenkan AS Roma

Bola389 Federico Fazio kini menjadi milik AS Roma sepenuhnya. Bek asal Argentina itu dipermanenkan Roma dari Tottenham Hotspur. Fazio dipinjamkan Spurs ke Roma pada awal musim 2016/2017 kemarin. Bek 30 tahun itu rupanya langsung bisa klik dan menjadi sosok kunci di lini belakang.

Musim lalu dia tampil 48 kali di seluruh ajang, mencetak empat gol dan satu assist untuk Roma. Dia sukses membangun pertahanan kukuh bersama dua rekannya, Antonio Ruediger dan Kostas Manolas, dalam pola tiga bek.

Hal itu dibuktikan dengan jumlah kebobolan Roma di liga yang cuma 38 gol. Itu merupakan catatan terbaik kedua, hanya kalah dari Juventus yang jadi juara (27 gol). Mantan kapten sekaligus legenda hidup Roma, yaitu Fransesco Totti menjadi salah satu faktor peningkatan klub Roma. Totti yang punya hobi bermain domino online itu dianggap memiliki daya magis yang bisa membuat rekan-rekan setimnya bermain bagus dilapangan, walaupun dirinya tidak sedang bermain di atas lapangan.

Maka Roma pun memilih mengaktifkan opsi untuk mempermanenkannya dengan uang sebesar 3,2 juta euro. Total perekrutan Fazio menjadi 4,4 juta euro, dengan biaya peminjaman di musim panas lalu sebesar 1,2 juta euro.

“Kami sudah mencapai kesepakatan dengan AS Roma untuk transfer permanen Federico Fazio. Kami mendoakan Federico yang terbaik ke depannya,” ungkap pernyataan resmi Spurs.

Setelah Permanenkan Federico Fazio, Roma Lepas 3 Pemain Lain Demi Financial Fair Play

Presiden AS Roma James Pallotta menjelaskan alasan klubnya melepas tiga pemain pilar di bursa transfer musim panas ini. Menurut Pallotta, Roma melakukannya demi Financial Fair Play.

Roma telah menjual pemain Akup Mohamed Salah ke Liverpool seharga 42 juta euro (sekitar Rp 638 miliar), lalu gelandang Leandro Paredes ke Zenit Saint Petersburg seharga 23 juta euro (sekitar Rp 350 miliar), dan yang terakhir bek Antonio Ruediger ke Chelsea seharga 35 juta euro (sekitar Rp 532 miliar).

Penjualan pemain-pemain itu menimbulkan kekecewaan di kalangan tifosi Roma, yang kemudian mengkritik Pallotta dan Direktur Olahraga Monchi. Akan tetapi, Pallotta punya penjelasan terkait hal ini. Menurutnya, Roma harus menjual pemain agar tak melanggar Financial Fair Play.

“Kami melakukan penjualan-penjualan itu demi Financial Fair Play. Monchi bekerja dengan sangat baik, kami punya rencana bersama dan kami mendiskusikan segalanya bersama-sama,” ujar Pallotta yang dikutip Soccerway.

“Kami punya rencana untuk bursa transfer. Ada daftar pemain-pemain yang sedang kami analisis, kami sudah memikirkan sebagian di antara mereka dalam waktu yang lama,” tambahnya.

“Kami sedang memikirkan para pemain berdasarkan potensi mereka,” kata Pallotta.

Pallotta juga menegaskan bahwa klubnya tak berencana menjual gelandang Radja Nainggolan, yang belakangan dihubung-hubungkan dengan Manchester United dan Inter Milan, serta bek Kostas Manolas.

“Nainggolan dan Manolas akan tetap bersama kami. Mereka tak akan pindah dari Roma,” katanya.

Di bursa transfer musim panas ini, Roma telah mendatangkan bek tengah Hector Moreno, bek kanan Rick Karsdorp, serta dua orang gelandang, Lorenzo Pellegrini dan Maxime Gonalons.