Kejutan Bonucci yang Hijrah ke AC Milan

Bola389 AC Milan secara resmi telah mengumumkan transfer Leonardo Bonucci dari Juventus. Setelah lolos tes medis, bek 30 tahun itu akan diikat kontrak lima tahun. Kabar transfer Bonucci dari Juventus ke Milan meningkat dengan cepat dalam beberapa hari terakhir. Diduga hubungannya dengan klub dan pelatih Massimiliano Allegri memburuk, usai kekalahan dari Real Madrid di final Liga Champions musim lalu.

“AC Milan telah mencapai kesepakatan dengan Juventus FC untuk transfer permanen Leonardo Bonucci, yang penuntasannya tergantung tes medis,” ungkap Milan dalam pernyataannya. “Apabila memang si pemain lolos pemeriksaan medis dalam beberapa hari ke depan, dia akan bergabung dengan klub dengan meneken kontrak lima tahun.”

Bonucci dan Dani Alves, yang juga meninggalkan klub di musim panas ini, disebut memicu kericuhan di ruang ganti Juventus saat pergantian babak. Eks pemain Inter Milan ini sebenarnya punya kesempatan untuk pergi ke Inggris, dengan adanya ketertarikan dari Chelsea dan Manchester City. Tapi faktor keluarga membuatnya memilih bertahan di Italia.

Rossoneri, yang baru berganti pemilik, mengeluarkan uang sebanyak 42 juta euro yang dicicil dalam tiga kali pembayaran untuk membeli Bonucci seperti diungkapkan Juventus di situs resminya. Bonucci dilaporkan akan menerima gaji antara 6,5 sampai 8 juta euro.

Juventus sendiri biasanya menjadi tim yang memicu patah hati untuk para penggemar tim rival di Italia. Kini giliran Bianconeri yang merasakannya. Juventus sudah selalu menjadi tim yang doyan mencomoti pemain-pemain terbaik tim rival di Serie A. Di awal milenium misalnya, tim kota Turin ini merekrut pemain-pemain seperti Gianluigi Buffon, Lilian Thuram, Pavel Nedved, Marcelo Salas, Emerson, hingga Fabio Cannavaro.

Pada musim lalu, ada nama Miralem Pjanic dan Gonzalo Higuain yang melanjutkan tren tersebut. Dua pemain tersebut adalah pemain kunci di dua klub rival utama Juventus, yakni AS Roma dan Napoli.

Sebaliknya, Juventus terbilang jarang melepaskan sosok krusial ke tim-tim lawan. Salah satu yang melatarbelakangi adalah kemampuan finansial para pesaing mereka di Italia yang kurang memadai.

Tapi musim panas ini ceritanya berbeda. Juventus kehilangan salah satu pemain terbaiknya, Leonardo Bonucci, ke AC Milan. Milan, meski beberapa musim terakhir tak terlalu mengesankan, sedang berupaya membangun skuat yang tangguh dan jor-joran beli pemain.

Setelah empat musim beruntun finis di luar lima besar, Rossoneri mendatangkan talenta-talenta menarik. Sebut saja Mateo Musacchio, Ricardo Rodriguez, Andre Silva, Hakan Calhanoglu, dan Franck Kessie. Kedatangan Bonucci pun cuma menegaskan bahwa mereka siap menjadi penantang untuk posisi-posisi di papan atas.

“Milan adalah klub paling ambisius di Italia saat ini dan ingin menulis sejarah lagi,” katanya kepada Radio CRC.

“Bonucci ke Milan itu menunjukkan seperti apa sepakbola sekarang ini. Hal serupa terjadi ke Napoli ketika mereka menjual Higuain ke Juve, dan sekarang gilirannya Bianconeri,” tambahnya dikutip Football Italia.

Eks gelandang Juventus Alessio Tacchinardi menilai Milan sudah amat serius menunjukkan tekad kembali ke papan atas. Soal kepindahan Bonucci, dia tak heran lagi karena sepakbola era sekarang ini amat memungkinkan pemain loncat langsung ke klub rival. Bonucci merupakan sosok vital dalam keberhasilan Juventus memenangi enam titel liga berturut-turut sejak 2012.