Liverpool Kembali Mendapatkan Hasil Buruk di Anfield

Liverpool Kembali Mendapatkan Hasil Buruk di Anfield – Liverpool yang dalam beberapa pertandingan terakhir mendapatkan hasil buruk, kembali mendapatkan hasil negatif lagi karena harus tersingkir dari putaran keempat Piala FA setelah mereka ditaklukkan 0-2 oleh Wolverhampton di Anfield.  Berikut jalannya pertandingan.

Babak Pertama

Kurang dari semenit pertandingan berjalan, gawang Liverpool sudah bobol oleh gol Richard Stearman. Itu adalah gol pertama Stearman di seluruh kompetisi sejak tahun 2014. Dari situasi free kick di sisi kiri pertahanan Liverpool, Helder Costa melepaskan bola ke tiang jauh yang lantas disundul Stearman dan tidak bisa dihalau Loris Karius.

Setelah kebobolan cepat itu, Liverpool tersentak dan langsung menyerbu pertahanan Wolves. Tapi kurang tenangnya para pemain depan Liverpool yang diisi oleh Origi, Firmino, dan Woodburn tak mampu membahayakan gawang Wolves.

Bahkan sepanjang babak pertama ini Liverpool tak mencatatkan satu pun upaya percobaan tepat sasaran. Malah Wolves yang kerap kali membahayakan gawang Liverpool lewat serangan balik. Di menit ke-27 Andres Weimann menyerang dari sisi kiri dan mengumpan ke kotak penalti.

Di sana ada Noucha Dicko yang tinggal menyontek bola tapi Joe Gomez dengan sigap mampu mengadangnya. Begitu pula sepakan Costa yang bisa ditepis oleh Karius.

Liverpool yang keasyikan menyerang malah kebobolan lagi di menit ke-41 dan Wolves memaksimalkan serangan balik. Pertahanan Liverpool yang terbuka dan Costa menyerang dari sisi kiri. Dia melihat Weimann bebas berada di sisi kiri dan melepaskan umpan daerah.

Tinggal berhadapan dengan Karius, Weimann dengan mudah melewatinya dan menceploskan bola ke dalam gawang. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua

Di masa rehat Klopp menarik Randall dan memasukkan Coutinho untuk menambah variasi serangan Liverpool dan awal babak kedua ini diwarnai dua kartu kuning untuk Hause dan Wijnaldum plus peluang Firmino memanfaatkan tendangan bebas Woodburn, sayang sundulan bintang Brasil itu gagal mengubah kedudukan.

Enggan kehilangan muka di kandang sendiri, pelatih asal Jerman kemudian memasukkan Sturridge dan Can menggantikan Firmino dan Ejaria namun tuan rumah masih kesulitan menembus kukuhnya benteng pertahanan tim tamu.

Baru pada menit 86 gol yang dicari Liverpool datang. Divock Origi memperkecil kedudukan dari jarak dari situasi set-piece yang sempat disundul Sturridge.

Sayang, di sisa waktu normal plus empat menit tambahan waktu, Liverpool gagal mendapat gol penyama kedudukan termasuk upaya tendangan bebas Coutinho di masa injury time yang mengenai pagar hidup. Pertandingan pun berakhir dan Liverpool kembali mendapatkan hasil buruk di Anfield.